Inilah 50 Peserta UMKM Virtual Expo 2021, Bisnismu Masuk Nggak?

Umkmexpo.com, SOLO — Penyelenggara UMKM Virtual Expo 2021 akhirnya mengumumkan 50 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi peserta ajang pelatihan dan pendampingan berbisnis online ini.

Program kerja bareng Solopos Group dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo ini akan memfasilitas 50 UMKM terpilih tersebut untuk mendapatkan berbagai pelatihan.

Aneka pelatihan tersebut bakal memberi bekal para peserta untuk selanjutnya terjun langsung berjualan online. Ada masa pendampingan berjualan online selama lima bulan di dua platform belanja online, yaitu Tokopedia dan Shopee.

Sebelum disaring menjadi 50 peserta, ada ratusan UMKM di Soloraya yang mendaftar UMKM Virtual Expo 2021. Penyelenggara kemudian melakukan verifikasi dan seleksi untuk menentukan 50 peserta terpilih.

Direktur Bisnis Solopos Group, Suwarmin, mengatakan ada sejumlah faktor yang menjadi pertimbangan dalam melakukan verifikasi atau kurasi. Di antaranya, terkait domisili usaha, lama usaha berjalan, UMKM pernah menjadi peserta event ini pada 2020, dan sejumlah syarat lainnya.

“Kurasi atau verifikasi peserta melibatkan tim Solopos dan Bank Indonesia Solo. Pada akhirnya dari 275 pendaftar, panitia memutuskan 50 peserta UMKM Virtual Expo 2021 yang selanjutnya akan mengikuti pelatihan mulai pekan depan,” kata Suwarmin, Jumat (23/4/2021).

Daftar 50 Peserta

Lantas siapa saja 50 peserta UMKM Virtual Expo 2021? Berikut nama usaha dan pemilik usaha yang ditetapkan panitia menjadi peserta ajang pelatihan dan pendampingan untuk UMKM ini. Selamat kepada para peserta!

Pendaftar UMKM Virtual Expo 2021 Terus Bertambah Nih, Bisnismu Sudah?

Umkmexpo.com, SOLO — Pendaftar UMKM Vitual Expo 2021 terus bertambah hingga lebih dari 220 pelaku usaha pada Jumat (12/3/2021). Dari jumlah tersebut usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tiga jenis bisnis mendominasi.

Tiga jenis bisnis tersebut adalah makanan dan minuman, fashion, dan kerajinan. Berdasarkan data panitia UMKM Virtual Expo 2021, jumlah pendaftar dari pelaku UMKM makanan dan minuman mencapai sedikitnya 126 usaha.

Sedangkan UMKM bisnis fashion dan kerajinan tercatat masing-masing 26 dan 17 UMKM. Data tersebut berdasarkan rekap panitia per Jumat sore.

Peserta UMKM Virtual Expo 2021 Difasilitasi 8 Pelatihan, Apa Saja?

Jumlah pendaftar event yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo bersama Solopos ini dimungkinkan terus bertambah.

UMKM Virtual Expo 2021 terbukti sangat diminati. Nyatanya pendaftaran belum ditutup sudah ada lebih dari 200 UMKM yang mendaftar. Padahal yang akan ditetapkan menajdi peserta hanya 50 UMKM,” kata Direktur Bisnis Solopos Group, Suwarmin, Senin (15/3/2021).

Suwarmin menyadari pelatihan, terutama berkaitan dengan cara sukses berbisnis online, sangat diminati pelaku UMKM. Di era serbadigital saat ini, kemampuan berbisnis online sangat menentukan kesuksesan sebuah bisnis. UMKM berlomba-lomba berbisnsi online demi meningkatkan skala bisnis mereka.

Kurasi Pendaftar

Dia menambahkan banyaknya pendaftar tentu akan membuat penyelenggara kesulitan menentukan 50 peserta terpilih.

Penyelenggara berkomitmen melakukan kurasi peserta UMKM Virtual Expo 2021 dengan adil dan tanpa kepentingan tertentu. Peserta dipilih berdasarkan kesesuaian dengan kriteria bukan berdasarkan cepat atau lambatnya mendaftar.

“Tentu akan sulit bagi kami memilih dari sekian banyak pendaftar. Namun, kami pastikan proses kurasi akan berjalan dengan fair, dengan adil,” ujar dia.

Ini 5 Keuntungan Menjadi Peserta UMKM Virtual Expo 2021

Pendaftaran UMKM Virtual Expo 2021 akan dibuka hingga 5 April 2021. Artinya masih ada waktu sekitar tiga pekan bagi UMKM untuk mendaftar. Pendaftaran bisa dilakukan secara online melalui link berikut. Selanjutnya, pada 6-9 April 2021, penyelenggara akan melakukan kurasi untuk menentukan 50 peserta.

Pengumuman peserta yang lolos seleksi bakal dilaksanakan pada 12 April 2021. Sedangkan pelatihan secara virtual akan diselenggarakan pada 20 April 2021 hingga 29 Juni 2021.

Ada delapan pelatihan yang bisa diikuti 50 peserta UMKM Virtual Expo 2021. KPw BI solo memang memberikan dukungan luar biasa untuk UMKM. Acara UMKM Virtual Expo 2021 dalah bagian road to Kenduren UMKM.

Kenduren UMKM sendiri merupakan salah satu strategi dan upaya KPw BI Solo untuk mendukung pengembangan UMKM agar memiliki daya saing dan bisa menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru. Ayo daftarkan bisnismu sekarang juga!

Peserta UMKM Virtual Expo 2021 Difasilitasi 8 Pelatihan, Apa Saja?

Umkmexpo.com, SOLO — Peserta UMKM Virtual Expo 2021 dijamin akan mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman melalui satu paket pelatihan yang terdiri atas delapan tema.

Paket pelatihan tersebut tersedia bagi 50 UMKM yang dinyatakan lolos sebagai peserta. Sebagai informasi, jumlah pendaftar event yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indoensia Solo (KPw BI Solo) bersama Solopos ini tercapat sudah lebih dari empat kali lipat kuota yang tersedia.

Untuk itu, penyelenggara UMKM Virtual Expo 2021 menyarankan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM di Soloraya yang tertarik, segera mendaftarkan diri.

Hai UMKM Soloraya, Begini Syarat dan Cara Daftar UMKM Virtual Expo 2021

Sebelumnya, Kepala Perwakilan BI Solo, Nugroho Joko Prastowo, menyampaikan keyakinan UMKM mampu meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk mereka dengan mengikuti pelathan virtual di.

UMKM Virtual Expo 2021 diharapkan dapat meng-upgrade keterampilan dan pengetahuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan omzetnya. Selain itu, business matching berupa fasilitasi akses keuangan dan akses pemasaran kepada potential buyer dalam kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong UMKM bangkit dan berinovasi,” ungkap dia, belum lama ini.

KPw BI solo memang memberikan dukungan luar biasa untuk UMKM. Acara ini adalah bagian road to Kenduren UMKM.

Kenduren UMKM sendiri merupakan salah satu strategi dan upaya KPw BI Solo untuk mendukung pengembangan UMKM agar memiliki daya saing dan bisa menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Ini 5 Keuntungan Menjadi Peserta UMKM Virtual Expo 2021

8 Tema Pelatihan

Lantas, pelatihan apa saja yang akan diikuti 50 peserta UMKM Virtual Expo 2021? Berikut detailnya.

1. Manajemen Keuangan SI APIK. SI APIK adalah aplikasi bikinan BI yang dibuat untuk memudahkan pelaku UMKM menyusun laporan keuangan usaha mereka.

2. Akses permodalan (presentasi perbankan) dan tindak lanjut pendampingan untuk mendapatkan permodalan.

3. Foto produk berkualitas menggunakan smartphone dan pembuatan caption yang menarik agar produk UMKM peserta UMKM Virtual Expo 2021 laris di pasaran.

4. Syarat peredaran produk (sertifikasi dan legalisasi usaha). Pelatihan ini penting agar UMKM dapat meningkatkan kelas produk mereka sehingga layak dipasarkan secara nasional dan global.

5. Onboarding and marketing Google Bisnisku dan e-commerce. Memahami hal ini, membantu peserta UMKM Virtual Expo 2021 berjualan secara online.

6. Terhubung dengan sarana pemasaran Facebook dan Instragram seiring potensi bisnis melalui dua media sosial tersebut.

7. Logistik alias pengiriman barang.

8. Sistem pembayaran dan QRIS.

Ini 5 Keuntungan Menjadi Peserta UMKM Virtual Expo 2021

Umkmexpo.com, SOLO — Penyelenggaraan UMKM Virtual Expo 2021 menawarkan sejumlah keuntungan kepada peserta.

Lewat event yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo dengan Solopos ini, peserta yang merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Soloraya, setidaknya akan mendapat lima keuntungan.

Direktur Bisnis Solopos Group, Suwarmin, menjelaskan UMKM Virtual Expo 2021 menawarkan fasilitas pelatihan sekaligus pendampingan untuk berjualan online bagi peserta.

“Lewat berbagai fasilitas tersebut, 50 UMKM peserta akan mendapat cukup bekal untuk selanjutnya berjualan online secara mandiri,” ujar dia di Solo, Rabu (3/3/2021).

Lantas, apa saja lima keuntungan menjadi peserta UMKM Virtual Expo 2021? Pertama, UMKM peserta mendapatkan paket promosi. Promosi berbasis online ini di antaranya dilakukan melalui website umkmexpo.com.

Kedua, peserta memperoleh pelatihan dari narasumber berkompeten di bidangnya. Sejumlah narasumber akan memberikan pelatihan secara virtual, antara lain dari Bank Indonesia Solo, perbankan, perusahaan ekspedisi, e-commerce, hingga fotografer produk.

Permodalan Perbankan

Keuntungan berikutnya, peserta akan difasilitasi akses permodalan ke perbankan. Dengan dukungan modal, tentu akan membantu UMKM meningkatkan kapasitas bisnis mereka.

Keempat, ada pendampingan dari BI Solo dan marketplace untuk meningkatkan penjualan produk secara online. “UMKM peserta akan didampingi langsung oleh marketplace, jadi jangan ragu untuk mendaftar karena ini sangat bermanfaat,” imbuh Suwarmin.

Baca juga: Hai UMKM Soloraya, Begini Syarat dan Cara Daftar UMKM Virtual Expo 2021

Sementara itu, keuntungan kelima, ada suvenir dan uang pembinaan bagi pemenang UMKM Virtual Expo 2021.

Berbagai keuntungan menjadi peserta UMKM Virtual Expo sudah dirasakan peserta ajang serupa pada 2020.

Dalam wawancara seusai gelaran pelatihan UMKM Virtual Expo 2020, salah satu pelaku UMKM Soloraya, Idha Sulistyowati, mengaku beruntung masuk 25 peserta kegiatan tersebut.

Menurut dia, banyak ilmu yang didapatkan dari event yang diselenggarakan BI Solo dan Solopos tersebut.
“Banyak sekali ilmu yang saya dapatkan mengenai marketing. Materi yang diberikan dalam UMKM Virtual Expo membuat saya lebih paham tentang bisnis. Bahkan sudah saya terapkan, seperti mengelola Instagram dan pembukuan,” ujar Idha pemilik usaha Jewel Ethnic Wear ini.

Peserta UMKM Virtual Expo 2020 lainnya, Anna Nur Istiqomah, pemilik Rumah Rajut Cinta mengaku sangat terkesan dengan kegiatan tersebut.

“Selama mengikuti kegiatan ini saya banyak menerima informasi, motivasi, tentu saja teman-teman pelaku UMKM,” ujar Anna.

KPw BI solo memang memberikan dukungan luar biasa untuk UMKM. Acara ini merupakan bagian road to Kenduren UMKM. Kenduren UMKM adalah salah satu strategi dan upaya pengembangan UMKM agar memiliki daya saing dan bisa menjadi salah satu sumber pertumbuhan baru untuk mendukung momentum pemulihan dan pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

Hai UMKM Soloraya, Begini Syarat dan Cara Daftar UMKM Virtual Expo 2021

Umkmexpo.com, SOLO — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo bersama Solopos Group mengundang pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk bergabung dalam UMKM Virtual Expo 2021.

UMKM Virtual Expo kali ini lebih segmented dan dibarengi pendampingan kepada peserta. Masa pendampingan berjualan online dilakukan selama lima bulan sehingga diharapkan UMKM peserta benar-benar mahir berjualan online.

UMKM Virtual Expo 2021 akan menjaring 50 peserta yang merupakan para pelaku UMKM Soloraya. Ada sebanyak empat syarat yang harus dipenuhi calon peserta agar bisa terpilih menjadi peserta.

Pertama, pelaku UMKM peserta kegiatan ini harus menjalankan usaha di wilayah Soloraya. Sebagai informasi, Soloraya mencakup tujuh kabupaten/kota di wilayah eks-Karesidenan Surakarta yaitu Kota Solo, Kabupaten Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Wonogiri, Klaten, dan Boyolali.

Syarat kedua, peserta adalah UMKM yang memproduksi barang. Dengan kata lain, penyelenggara tidak akan memilih UMKM yang menyediakan jasa.

Syarat berikutnya, peserta UMKM Virtual Expo 2021 harus sudah usaha minimal enam bulan. Syarat keempat atau terakhir, calon peserta bersedia mengikuti proses pelatihan dan pendampingan.

Proses pelatihan bakal berlangsung selama dua bulan dan pendampingan selama lima bulan. Artinya, UMKM peserta UMKM Virtual Expo 2021 harus tetap mengikuti program ini hingga November 2021.

Kepala Perwakilan BI Solo, Nugroho Joko Prastowo, mengatakan dengan menjadi peserta UMKM Virtual Expo 2021, dirinya berkeyakinan UMKM mampu meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk baik di level nasional maupun global.

“UMKM Virtual Expo 2021 diharapkan dapat meng-upgrade keterampilan dan pengetahuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan omzetnya. Selain itu, business matching berupa fasilitasi akses keuangan dan akses pemasaran kepada potential buyer dalam kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong UMKM bangkit dan berinovasi,” ungkap dia belum lama ini.

Direktur Bisnis Solopos Group, Suwarmin, mengajak UMKM Soloraya memanfaatkan ajang ini untuk membuat bisnis mereka mendunia, sesuai dengan tagline Soloraya Berdigital Go Global.

“Di masa pandemi, mau tidak mau UMKM harus masuk ke pasar online. Jadi UMKM Soloraya jangan sia-siakan kesempatan berharga ini. Karena di kegiatan ini banyak ilmu bermanfaat dan ada pendampingan. Kegiatan ini juga bisa diikuti secara gratis,” ujar dia,

Para pelaku UMKM di Soloraya bisa mendaftarkan diri menjadi peserta melalui link berikut. Pendaftaran dibuka pada 25 Februari hingga 5 April 2021.

Setelah tanggal tersebut, penyelenggara akan menyeleksi UMKM yang mendaftar dan mengumumkan 50 UMKM terpilih pada pertengahan April 2021.

Selanjutnya, selama 20 April-29 Juni 2021, 50 UMKM terpilih akan mengikuti kelas online dengan tema yang mendukung pengembangan usaha mereka. Lalu, pada Juli-November 2021 peserta mulai memasarkan produk di e-commerce.